Rekomendasi Saham Hari Ini! 22 Juni 2021

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi mampu menguat terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa 22 Juni 2021. Namun, investor disarankan untuk hati-hati lantaran tingkat volatilitas di pasar yang masih tinggi.

Pada perdagangan Senin 21 Juni 2021, IHSG parkir di level 5.996,25 setelah melemah 0,18 persen atau 10,97 poin. Investor asing mencatatkan beli bersih atau net buy Rp2,1 triliun.

Alhasil, net buy sepanjang 2021 pun bertumbuh menjadi Rp17,83 triliun. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, keputusan pemerintah terhadap pengendalian Covid 19 akan menjadi fokus utama pasar hari ini.

Berdasarkan analisa teknikal, pihaknya memprediksi IHSG bergerak di kisaran 5.942-6.031.

“Kebijakan pembatasan sosial harus lebih ditegakkan, bukan hanya kebijakannya yang diumumkan saja, tapi penegakannya yang masih lemah menjadi cerminan komitmen dari pemerintah terhadap penanganan pandemi saat ini,” kata dia salam risetnya, Selasa (22/6/2021).

Di sisi lain, riset CGS-CIMB Sekuritas Indonesia memaparkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang lebih ketat membuat IHSG bergerak volatil.

Kenaikan jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia cukup meresahkan dan membuat peluang kenaikan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat, faktor ini menjadi penghambat reli IHSG.

“Kami memperkirakan IHSG akan melemah tipis hari ini dengan rentang pergerakan resistansi 6.050 dan support 5.880,” tulis riset tersebut.

Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi beli oleh CGS-CIMB Sekuritas Indonesia antara lain MPPA, MARI, BANK, ADRO, JPFA, dan SMRA.

Pukul 08.55 WIB, IHSG menguat 0,17 persen atau 10,41 poin ke level 6.006,66 Dari konstituen LQ45, sebanyak 31 saham menguat, satu saham melemah, dan 13 saham bergerak stagnan

Hingga pukul 10.10 WIB, IHSG telah menguat 0,95 persen ke posisi 6.053,33 Sejak pembukaan pagi ini, IHSG bergerak dalam rentang 6.006,66-6.058,22

Hingga 11.30 WIB, IHSG berhasil melewati sesi I dengan penguatan 90,69 poin atau 1,51 persen ke level 6.086,95.  Sepanjang sesi I, IHSG bergerak dalam kisaran 6.006,66 – 6.090,35

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perkasa selama sesi pertama perdagangan saham Selasa 22 Juni 2021. Meski demikian, investor asing cenderung jual saham.

Mengutip data RTI, pada penutupan sesi pertama, IHSG naik 1,51 persen ke posisi 6.086,95. Indeks saham LQ45 menguat 1,12 persen ke posisi 868,56. Seluruh indeks saham acuan menguat.

Pada sesi pertama, IHSG berada di posisi tertinggi 6.090,35 dan terendah 6.006. Sebanyak 321 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 182 saham melemah dan 120 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 775.636 kali dengan volume perdagangan 10,8 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 6,9 triliun. Investor asing jual saham Rp 199,96 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.400.

Sebagian besar sektor saham menguat. Sektor saham IDXHealth turun 0,56 persen dan sektor saham IDXTrans susut 0,13 persen.

Sektor saham IDXProperty naik 2,56 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti sektor saham IDXBasic mendaki 2,46 persen dan sektor saham IDXInfra menanjak 1,85 persen.

Analis PT MNC Sekuritas,Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG sudah menyelesaikan koreksi dalam jangka pendek. Dari sentimen datang dari global.

Bursa saham global terutama di bursa saham Amerika Serikat juga sudah bergerak menguat yang dipengaruhi oleh aksi investor mulai masuk ke sektor energi dan sektor lainnya yang akan mencatatkan kinerja lebih baik di tengah pemulihan ekonomi setelah pandemi COVID-19.

Herditya prediksi, IHSG masih berpotensi naik meski terbatas pada sesi kedua Selasa pekan ini. “IHSG akan menguji area 6.100-6.134 terlebih dahulu, karena pada area sana ada resistance yang harus dilewati,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham BIKA naik 34,67 persen
  • Saham TFCO naik 25 persen
  • Saham BINA naik 24,94 persen
  • Saham ATIC naik 24,86 persen
  • Saham MTDL naik 24,71 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham EDGE melemah 6,99 persen
  • Saham PORT melemah 6,99 persen
  • Saham DSSA melemah 6,94 persen
  • Saham FMII melemah 6,94 persen
  • Saham PDES melemah 6,94 persen